{"id":6074,"date":"2026-02-04T09:52:20","date_gmt":"2026-02-04T09:52:20","guid":{"rendered":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/?p=6074"},"modified":"2026-02-04T09:52:21","modified_gmt":"2026-02-04T09:52:21","slug":"cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/","title":{"rendered":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan"},"content":{"rendered":"\n<p>Bundling yang bagus itu bukan paket lucu-lucuan, tapi paket yang memang dibutuhkan pembeli dan terbukti lewat riwayat transaksi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melihat data pesanan, kamu bisa paham produk mana yang sering dibeli bareng, siapa pembeli yang paling sering repeat order, dan paket seperti apa yang paling berpotensi menaikkan nilai transaksi. <\/p>\n\n\n\n<p>Di artikel <a href=\"https:\/\/tokpee.co\/\">Tokpee<\/a> ini, kita bahas cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan dari nol sampai siap dieksekusi.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Cara_Menentukan_Bundling_Produk_Berdasarkan_Data_Pesanan\" >Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Tentukan_dulu_tujuan_bundlingnya\" >Tentukan dulu tujuan bundlingnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Ambil_produk_dari_data_pesanan\" >Ambil produk dari data pesanan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Cari_kombinasi_produk_yang_sering_dibeli_bersama\" >Cari kombinasi produk yang sering dibeli bersama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Gabungkan_cross-sell_bundling_yang_masuk_akal\" >Gabungkan cross-sell bundling yang masuk akal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Bawa_ikut_produk_yang_kurang_laku\" >Bawa ikut produk yang kurang laku<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Pilih_tipe_bundling_sesuai_karakter_produk\" >Pilih tipe bundling sesuai karakter produk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Tentukan_harga_bundle_yang_terasa_lebih_hemat\" >Tentukan harga bundle yang terasa lebih hemat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Uji_coba_dan_baca_hasilnya_dari_data\" >Uji coba dan baca hasilnya dari data<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menentukan_Bundling_Produk_Berdasarkan_Data_Pesanan\"><\/span><strong>Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"433\" src=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-9.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6075\" srcset=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-9.jpeg 640w, https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-9-300x203.jpeg 300w, https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-9-512x346.jpeg 512w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Bundling produk memang salah satu strategi yang paling gampang bikin calon pembeli mikir, \u201cSekalian aja deh.\u201d Tapi ya, kalau bundlingnya asal, efeknya bisa zonk.<\/p>\n\n\n\n<p>Margin kepotong, produk jadi makin susah laku, atau pembeli malah bingung karena paketnya nggak relevan. Makanya, bundling yang paling aman itu bundling yang berangkat dari data pesanan, bukan dari feeling.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara konsep, product bundling adalah strategi mengelompokkan dua atau lebih produk jadi satu paket dan dijual dengan satu harga yang lebih hemat dibanding beli satuan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan package deals, bundling biasanya mendorong orang untuk beli lebih banyak dalam satu kali transaksi, yang efek dominonya bisa menaikkan nilai pesanan rata-rata dan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, sekarang gimana cara nyambunginnya ke data pesanan?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tentukan_dulu_tujuan_bundlingnya\"><\/span>Tentukan dulu tujuan bundlingnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bundling bisa dipakai untuk beberapa tujuan yang berbeda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan AOV (nilai pesanan rata-rata): pembeli yang tadinya beli satu item, jadi ambil paket sekalian.<\/li>\n\n\n\n<li>Hemat biaya promosi &amp; distribusi: kamu promosikan satu paket, bukan satu-satu produknya, dan pengiriman bisa lebih efisien.<\/li>\n\n\n\n<li>Ngabisin stok slow-moving\/stok mati: produk yang jalannya pelan dipaketin bareng produk yang lebih kenceng.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau tujuanmu beda, cara memilih kombinasi produknya juga beda. Jadi mulai dari sini dulu, biar kamu nggak salah arah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ambil_produk_dari_data_pesanan\"><\/span>Ambil produk dari data pesanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ambil data pesanan minimal 30 hari, kalau bisnismu musiman, ambil 60\u201390 hari biar kebaca polanya. Yang kamu butuhkan itu bukan data rumit, cukup yang bisa menjawab pertanyaan ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Produk apa yang paling sering terjual?<\/li>\n\n\n\n<li>Produk apa yang sering muncul barengan dalam satu order?<\/li>\n\n\n\n<li>Produk mana yang jarang keambil tapi sebenarnya bisa \u201cnebeng\u201d best-seller?<\/li>\n\n\n\n<li>Pembeli tipe grosir\/repeat order beli paket seperti apa?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau kamu punya export order dari marketplace\/website\/ERP, itu sudah cukup. Bonus kalau ada kolom kuantitas, total <a href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-intip-omset-toko-kompetitor-shopee\/\">pembayaran<\/a>, dan waktu order.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cari_kombinasi_produk_yang_sering_dibeli_bersama\"><\/span>Cari kombinasi produk yang sering dibeli bersama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tipe bundling yang paling aman untuk e-commerce biasanya mixed bundling. Produk bisa dibeli satuan, tapi ada diskon kalau beli bareng.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mixed bundling ini idealnya disusun dari pola pesanan historis, produk yang memang sering kebeli dalam satu transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh yang gampang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>pembeli yang beli \u201ckemeja vintage\u201d sering sekalian ambil \u201cinner basic\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>yang beli \u201cserum\u201d sering sekalian \u201cmoisturizer\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>yang beli \u201ckopi sachet\u201d sering sekalian \u201cgula aren\u201d atau \u201ccreamer\u201d<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Caranya biar kebaca tanpa pusing:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelompokkan order berdasarkan Order ID<\/li>\n\n\n\n<li>Lihat pasangan produk yang paling sering muncul barengan<\/li>\n\n\n\n<li>Prioritaskan 10 kombinasi teratas untuk diuji jadi paket<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Kalau mau lebih rapi, kamu bisa pakai Pivot Table sederhana dengan mengisi Order ID sebagai baris, SKU sebagai nilai dan indikator.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gabungkan_cross-sell_bundling_yang_masuk_akal\"><\/span>Gabungkan cross-sell bundling yang masuk akal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain sering dibeli bareng, strategi yang klasik dan kuat adalah cross-sell bundling dengan menggabungkan dua produk berbeda yang saling melengkapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini cocok banget kalau data pesananmu menunjukkan pembeli sering membeli produk utama dan aksesoris pendamping. Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Botol minum + sikat botol<\/li>\n\n\n\n<li>Skincare: cleanser + toner + sunscreen<\/li>\n\n\n\n<li>Perlengkapan bayi: botol susu + sikat botol + sabun khusus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bundling tipe ini biasanya terasa natural di mata pembeli karena paketnya menyelesaikan kebutuhan, bukan maksa mereka beli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bawa_ikut_produk_yang_kurang_laku\"><\/span>Bawa ikut produk yang kurang laku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau kamu punya produk yang nggak laku-laku, bundling bisa jadi solusi cepat. Gabungkan produk slow-moving dengan produk yang permintaannya lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi kuncinya, jangan asal menggabungkan. Gunakan data pesanan untuk mencari slow-mover yang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>masih relevan dengan best-seller (kategori nyambung),<\/li>\n\n\n\n<li>nilainya nggak \u201cngeganggu\u201d harga bundle,<\/li>\n\n\n\n<li>dan bukan produk yang sering dikomplain (ini penting biar bundle nggak ikut kena bintang satu).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kamu bisa posisikan slow-mover sebagai bonus atau add-on hemat supaya persepsi nilai paketnya naik. Bundling bisa membantu ketika ada produk yang tidak terjual secepat yang diinginkan dengan menggabungkannya bersama produk yang lebih cepat laku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pilih_tipe_bundling_sesuai_karakter_produk\"><\/span>Pilih tipe bundling sesuai karakter produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa opsi tipe bundling yang umum:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mixed bundling: bisa beli satuan, tapi lebih hemat kalau beli paket.<\/li>\n\n\n\n<li>Pure bundling: hanya bisa dibeli sebagai paket, cocok untuk paket layanan\/produk tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li>Same-product bundling: diskon kalau beli jumlah banyak produk yang sama, sering dipakai untuk poduk kebutuhan rutin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk marketplace yang pembelinya suka kebebasan pilih varian, mixed bundling dan same-product bundling biasanya lebih aman duluan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tentukan_harga_bundle_yang_terasa_lebih_hemat\"><\/span>Tentukan harga bundle yang terasa lebih hemat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau paketmu tidak terasa lebih hemat dibanding beli satuan, pembeli akan tetap beli produk satuan, apalagi kalau mereka sudah mengerti harga pasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu harus pastikan harga bundling memang lebih rendah daripada total harga satuan karena konsumen memilih bundling kalau benar-benar menghemat.<\/p>\n\n\n\n<p>Praktiknya, kamu bisa pakai cara cepat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hitung total harga satuan<\/li>\n\n\n\n<li>Tentukan diskon bundle yang masih aman untuk margin (mis. 5\u201315%, tergantung kategori)<\/li>\n\n\n\n<li>Cek ulang biaya tambahan: packing, ongkir subsidi, biaya platform, dan potensi retur<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau produkmu banyak variasi\/warna\/ukuran, coba lebih berhati-hati. Produk yang variabelnya kecil biasanya lebih mudah dibundling karena keputusan pembeli tidak kebanyakan pertimbangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Uji_coba_dan_baca_hasilnya_dari_data\"><\/span>Uji coba dan baca hasilnya dari data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah bundle live, pantau 2 hal dari data pesanan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>AOV naik atau tidak? (nilai rata-rata transaksi)<\/li>\n\n\n\n<li>Produk slow-moving ikut terangkat atau tidak?<\/li>\n\n\n\n<li>Ada efek samping? (komplain meningkat, retur naik, atau stok best-seller cepat habis)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau hasilnya belum sesuai, biasanya yang perlu diutak-atik adalah kombinasi produk, besaran diskon, atau cara menampilkan paket dengan detail judul, foto paket, dan <a href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-memilih-produk-evergreen-di-tokopedia\/\">benefit<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara paling aman untuk cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan adalah mulai dari tujuan yang jelas. Apakah kamu mau meningkatkan AOV, efisiensi promosi, atau menghabiskan stok pelan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, kamu cari kombinasi yang memang sudah dipilih pembeli lewat riwayat order. Gunakan pola produk yang sering dibeli bareng untuk mixed bundling, kombinasikan produk utama plus pelengkap untuk cross-sell, dan selipkan slow-moving yang masih relevan agar stok tidak jadi beban.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, pastikan harga bundle lebih hemat dibanding beli satuan dan lakukan uji coba berbasis data. Bundling yang menang biasanya bukan yang paling kreatif, tapi yang paling nyambung dengan kebiasaan belanja pelanggan!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Bundling yang bagus itu bukan paket lucu-lucuan, tapi paket yang memang dibutuhkan pembeli dan terbukti lewat riwayat transaksi.&hellip;","protected":false},"author":4,"featured_media":6076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"csco_display_header_overlay":false,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-6074","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-panduan-pemasaran-digital","8":"cs-entry"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tokpee Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-04T09:52:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T09:52:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"893\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"coriena\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"coriena\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\"},\"author\":{\"name\":\"coriena\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f\"},\"headline\":\"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan\",\"datePublished\":\"2026-02-04T09:52:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T09:52:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\"},\"wordCount\":991,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg\",\"articleSection\":[\"Panduan Pemasaran Digital\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\",\"url\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\",\"name\":\"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-04T09:52:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T09:52:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f\"},\"description\":\"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg\",\"width\":1600,\"height\":893,\"caption\":\"Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/\",\"name\":\"Tokpee Blog\",\"description\":\"Tokpee: Meraih Sukses di Marketplace dengan Cerdas\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f\",\"name\":\"coriena\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/foto-profile-148x148.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/foto-profile-148x148.jpg\",\"caption\":\"coriena\"},\"description\":\"A psychology graduate who happens to love writing and reviewing things\",\"url\":\"https:\/\/tokpee.co\/blog\/author\/coriena\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog","description":"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog","og_description":"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/","og_site_name":"Tokpee Blog","article_published_time":"2026-02-04T09:52:20+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T09:52:21+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":893,"url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"coriena","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"coriena","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/"},"author":{"name":"coriena","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f"},"headline":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan","datePublished":"2026-02-04T09:52:20+00:00","dateModified":"2026-02-04T09:52:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/"},"wordCount":991,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg","articleSection":["Panduan Pemasaran Digital"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/","url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/","name":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan - Tokpee Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg","datePublished":"2026-02-04T09:52:20+00:00","dateModified":"2026-02-04T09:52:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f"},"description":"Mau tahu cara menentukan bundling produk berdasarkan data pesanan biar paketmu nggak asal comot? Ayo kita bahas lengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#primaryimage","url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg","contentUrl":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/image-10.jpeg","width":1600,"height":893,"caption":"Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/cara-menentukan-bundling-produk-berdasarkan-data-pesanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Cara Menentukan Bundling Produk Berdasarkan Data Pesanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#website","url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/","name":"Tokpee Blog","description":"Tokpee: Meraih Sukses di Marketplace dengan Cerdas","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/40e3868368269cfee37bb923d6cfb61f","name":"coriena","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/foto-profile-148x148.jpg","contentUrl":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/foto-profile-148x148.jpg","caption":"coriena"},"description":"A psychology graduate who happens to love writing and reviewing things","url":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/author\/coriena\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6074"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6077,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6074\/revisions\/6077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tokpee.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}