Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia

10 Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia 2026, Lengkap dengan Persona

Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia itu intinya adalah mencari tahu siapa orang yang paling mungkin membeli produkmu, bukan sekadar siapa yang “mungkin tertarik”. Di marketplace yang makin ramai, seller yang paham target pasar biasanya lebih mudah menyusun judul produk, harga, promo, dan konten yang nyambung dengan calon pembeli.

Ini makin penting karena ekonomi digital Indonesia diperkirakan mendekati US$100 miliar pada 2025, dengan e-commerce tetap jadi kontributor terbesar, persaingan produk di Shopee dan Tokopedia juga makin padat.

Kenapa Target Pasar Penting di Shopee dan Tokopedia?

Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia

Di marketplace, kamu tidak cuma bersaing soal harga. Kamu juga bersaing soal relevansi. Tokopedia menjelaskan bahwa fitur Wawasan Produk membantu seller melengkapi elemen produk agar performanya lebih optimal dan berkesempatan muncul di pencarian pembeli. 

Artinya, kalau kamu tahu siapa target pasarmu, kamu bisa menyesuaikan nama produk, foto, atribut, deskripsi, dan promo dengan lebih tepat. Performa toko juga sangat bergantung pada kualitas pengelolaan produk dan audience fit.

10 Langkah Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia

Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia

Pahami produkmu dulu

Sebelum bicara segmentasi, kamu harus jelas dulu produkmu menyelesaikan masalah apa. Sunscreen, misalnya, bukan cuma “produk kecantikan”, tetapi bisa menyasar pekerja outdoor, mahasiswa yang aktif di luar ruangan, atau perempuan urban yang peduli skincare harian.

Tentukan manfaat utama

Satu produk bisa punya banyak manfaat, tetapi pilih satu yang paling kuat. Tas laptop bisa dijual sebagai tas kerja minimalis, tas kampus, atau tas traveling ringan. Target pasar akan berubah tergantung manfaat utama yang kamu tonjolkan.

Baca Artikel Lainnya  Cara Jualan Eceran Online, Bisnis Retail di Marketplace untuk Pemula

Kelompokkan berdasarkan demografi

Lihat umur, gender, pendapatan, status pekerjaan, dan lokasi. Ini masih dasar, tetapi tetap penting. Persona mahasiswa akan beda dengan ibu bekerja, walau sama-sama beli tumbler.

Tambahkan psikografis

HubSpot menjelaskan buyer persona sebagai representasi fiktif pelanggan ideal yang harus didasarkan pada insight mendalam, termasuk motivasi beli, kekhawatiran, ekspektasi, perilaku, dan pain point. Jadi, jangan berhenti di umur atau kota saja. Kamu juga perlu tahu gaya hidup, minat, dan alasan mereka membeli.

Lihat perilaku belanja di marketplace

Amati apakah calon pembeli lebih suka harga murah, paket bundling, gratis ongkir, atau review tinggi. Di Shopee dan Tokopedia, pola seperti ini sangat menentukan konversi.

Pelajari kompetitor

Cek toko yang menjual produk serupa. Lihat cara mereka menamai produk, membuat foto, mengatur varian, dan membalas review. Ini membantu kamu membaca target pasar kompetitor dan celah yang belum mereka isi.

Gunakan kata kunci sebagai petunjuk demand

Artikel Tokpee tentang riset permintaan produk Tokopedia lewat kata kunci menekankan bahwa keyword bisa dipakai untuk melihat minat pasar, menemukan keyword spesifik, dan menyusun strategi iklan yang lebih tepat sasaran. Ini penting karena target pasar di marketplace sangat sering terlihat dari bahasa pencarian yang dipakai pembeli.

Buat buyer persona

Setelah datanya terkumpul, ubah jadi persona. HubSpot juga menyediakan template buyer persona dan menekankan bahwa persona yang baik membantu tim membuat konten dan pesan yang lebih relevan.

Susun target market statement

Ini semacam ringkasan siapa yang kamu incar. Dengan statement yang jelas, kamu tidak mudah tergoda menjual ke “semua orang”.

Uji, evaluasi, lalu revisi

Target pasar bukan sesuatu yang sekali jadi. Marketplace berubah cepat, tren juga berubah. Gunakan data penjualan, chat, review, dan performa iklan untuk mengecek apakah targetmu sudah tepat.

PersonaDemografiPsikografisKebutuhan Shopee/Tokopedia
Nisa, mahasiswa aktifPerempuan, 19–23 tahun, kota besarSuka produk estetik, sensitif harga, suka promoGratis ongkir, harga hemat, foto menarik
Arga, pekerja kantoranLaki-laki, 25–32 tahun, penghasilan tetapPraktis, suka barang fungsional, tidak suka ribetDeskripsi jelas, pengiriman cepat, rating tinggi
Dina, ibu mudaPerempuan, 28–35 tahun, sudah menikahFokus kualitas, keamanan, dan repeat orderUlasan bagus, varian lengkap, toko tepercaya

Tabel seperti ini membantu kamu menulis judul, memilih foto, sampai menentukan gaya promo.

Baca Artikel Lainnya  10 Usaha yang Jarang Tapi Dibutuhkan dan Menguntungkan

Template Target Market Statement Shopee

Gratis: Download “2026 E-commerce Customer Persona Template” (Google Sheet)

Menentukan target pasar bukan sekadar menebak usia dan lokasi. Di tahun 2026, perilaku belanja di Shopee dan Tokopedia sudah sangat terfragmentasi—mulai dari video-first buyers hingga pembeli yang sangat bergantung pada rekomendasi AI.

Untuk memudahkan Anda memetakan siapa calon pembeli Anda, kami telah menyusun Template Persona Pelanggan yang dirancang khusus untuk ekosistem marketplace Indonesia.

Di dalam template ini, Anda akan mendapatkan:

  • Segmentasi Psikografis: Mengetahui motivasi belanja (apakah pemburu diskon atau pencari kualitas?).
  • Channel Mapping: Di mana mereka lebih sering belanja? Shopee Live, Tokopedia Feed, atau pencarian organik?
  • Pain Points & Goals: Apa masalah yang mereka hadapi dan bagaimana produk Anda menyelesaikannya.

Cara Riset Target dengan Tokpee

Kalau mau lebih praktis, kamu bisa mulai dari riset kata kunci, kategori, dan kompetitor. Tokpee bisa dipakai untuk membaca permintaan produk, melihat pencarian yang relevan, mengintip toko pesaing, dan membandingkan varian yang paling diminati. 

Dari situ, kamu bisa menjawab pertanyaan penting seperti: produk ini lebih cocok untuk pembeli hemat atau premium? Lebih laku di persona mahasiswa atau ibu muda? Varian mana yang paling banyak dicari?

Riset semacam ini penting karena target pasar di marketplace sering tidak kelihatan dari asumsi pribadi, tetapi justru dari perilaku pencarian dan pola produk yang laku.

Kesalahan Paling Umum Saat Menentukan Target Pasar

Cara Menentukan Target Pasar Shopee dan Tokopedia
  1. Merasa produk cocok untuk semua orang. Hampir tidak ada produk marketplace yang benar-benar cocok untuk semua pembeli. 
  2. Terlalu fokus pada demografi, tetapi lupa psikografis. 
  3. Meniru kompetitor mentah-mentah tanpa paham siapa audience mereka. 
  4. Tidak pernah evaluasi, padahal tren pencarian bisa berubah sangat cepat.

Contoh seller sukses secara sederhana

Misalnya, ada seller tas kerja yang awalnya menargetkan “semua orang yang butuh tas”. Hasilnya biasa saja. 

Setelah dipersempit menjadi pekerja kantoran usia 24–35 tahun yang cari tas laptop minimalis untuk commuting, mereka bisa memperbaiki judul, foto, dan copy produk jadi lebih nyambung. 

Hasilnya biasanya bukan cuma klik naik, tetapi juga conversion rate lebih sehat. Ini contoh logika bisnis praktis, bukan studi kasus resmi yang dipublikasikan.

Kesimpulan

Cara menentukan target pasar Shopee/Tokopedia dimulai dari memahami produk, menyusun segmentasi, membuat buyer persona, lalu merangkum semuanya ke dalam target market statement yang jelas. 

Semakin spesifik target pasarmu, semakin mudah kamu mengatur harga, judul, foto, promo, dan strategi konten.  Di marketplace yang makin padat, relevansi jauh lebih penting daripada sekadar upload produk. 

Kalau kamu ingin proses risetnya lebih cepat, pakai Tokpee untuk riset pencarian dan kategori, menemukan keyword yang benar-benar dicari, kepoin toko kompetitor dan produk andalannya, lalu lihat detail varian yang paling diminati pasar. 

Kamu tidak menebak-nebak target pasar, tetapi menentukannya dari data yang lebih akurat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer

Dapatkan Tool Riset Produk Laris untuk Lejitkan Bisnis

Lihat cara kami riset produk untuk tingkatkan penjualan toko online. 👇
DOWNLOAD NOW
close-link