Engagement rate adalah persentase interaksi audiens terhadap konten yang diposting. Angkanya membantu menilai seberapa menarik sebuah konten, bukan sekadar ramai dilihat.
Artikel ini membahas cara menghitung engagement rate per post dan info menarik lainnya lagi di artikel Tokpee.
Bagaimana Cara Menghitung Engagement Rate per Post?
Engagement rate sering dipakai untuk menilai performa konten secara lebih adil dibanding hanya melihat jumlah likes. Satu konten bisa punya views tinggi tetapi interaksinya kecil sehingga terlihat bagus di permukaan, padahal daya tariknya lemah.
Di sisi lain, konten dengan reach sedang bisa punya interaksi tinggi, artinya audiens yang melihat benar-benar merespons. Umumnya, engagement mencakup likes, komentar, share, simpan, klik link, dan kadang juga balasan atau DM, tergantung platform dan tujuan analisis.
Untuk perhitungan per post, yang paling sering dipakai adalah total engagement per post dibagi metrik pembagi tertentu, lalu dikali 100 agar menjadi persen.
Di bawah ini beberapa rumus engagement rate yang sering dipakai, plus kapan rumus itu lebih cocok digunakan.
Engagement rate berdasarkan Reach atau ERR
ERR mengukur seberapa besar persentase orang yang berinteraksi setelah melihat konten. Rumus ini tidak peduli apakah orang tersebut follower atau bukan karena fokusnya pada reach per post.
Jika tujuan konten adalah menjangkau audiens baru, ERR sering jadi metrik yang lebih jujur.
Rumus ERR

Reach: Menghitung jumlah akun unik yang melihat konten Anda. Jika 1 orang melihat postingan Anda 5 kali, tetap dihitung sebagai 1 reach.
Kapan digunakan? Gunakan ini jika Anda ingin tahu seberapa menarik konten tersebut bagi audiens baru atau unik.
Engagement rate per post berdasarkan followers atau ER post
ER post mengukur engagement per post dibanding jumlah followers. Rumus ini populer di Instagram dan TikTok karena mudah dihitung dan gampang dibandingkan antar akun.
Namun, ER post bisa terasa tidak adil jika reach konten sebenarnya jauh di atas jumlah followers atau justru jauh di bawah.
Rumus ER post

Total Interaksi: Jumlah Likes + Comments + Shares + Saves (Simpan).
Total Pengikut: Jumlah orang yang mengikuti akun Anda saat konten tersebut diunggah.
ER Berdasarkan Tayangan (Impressions)
Metode ini mengukur seberapa efektif konten Anda memicu interaksi dibandingkan dengan seberapa sering konten tersebut muncul di layar pengguna (terlepas dari siapa yang melihatnya).

Impressions: Menghitung total berapa kali konten ditampilkan. Jika 1 orang melihat postingan Anda 5 kali, maka dihitung sebagai 5 impressions.
Kapan digunakan? Gunakan ini untuk mengevaluasi efisiensi konten dalam format iklan atau feed yang muncul berulang kali. Angka ini biasanya lebih rendah daripada ER Reach karena jumlah impressions hampir selalu lebih besar dari reach.
Daily engagement rate atau ER harian
Daily ER mengukur engagement total yang terjadi dalam satu hari dibanding jumlah followers. Rumus ini berguna untuk melihat pola interaksi harian, misalnya jam aktif audiens atau dampak kampanye yang berlangsung beberapa hari.
Rumus ER harian
ER harian = jumlah engagement dalam satu hari dibagi jumlah followers lalu dikali 100
Contoh hitung:
Dalam satu hari, total engagement dari semua aktivitas konten adalah 1.200. Followers 40.000.
ER harian = 1.200 dibagi 40.000 dikali 100
ER harian = 3 persen
Kapan ER harian cocok dipakai
- Saat menjalankan promo harian
- Saat mengukur efek live, story, atau series konten
- Saat ingin memetakan performa akun per hari, bukan per post
Engagement rate berdasarkan views untuk konten video
Kalau konten dominan video, ER view sering dipakai karena pembaginya adalah views video, bukan followers atau reach. Rumus ini membantu membaca seberapa besar persentase penonton yang benar-benar melakukan interaksi.
Rumus ER view
ER view = jumlah engagement dalam post video dibagi jumlah views video lalu dikali 100
Contoh hitung:
Video punya 50.000 views dan engagement 1.250.
ER view = 1.250 dibagi 50.000 dikali 100
ER view = 2,5 persen
Kapan ER view cocok dipakai?
- TikTok, Reels, Shorts
- Konten video dengan target awareness dan respons cepat
- Membandingkan performa video satu dengan video lain
Bagaimana Cara Menghitung Engagement Rate per Post dengan Cepat?
Tentukan metrik engagement yang dihitung
Pilih satu standar supaya konsisten, misalnya likes + komentar + share + simpan. Jika platform menyediakan metrik klik, masukkan jika tujuannya konversi.
Tentukan pembagi sesuai tujuan
- Pilih reach jika targetnya awareness dan audiens baru
- Pilih followers jika ingin mengukur performa terhadap basis audiens
- Pilih views jika kontennya video dan ingin menilai respons penonton
Masukkan angka dan hitung persentase
Ambil angka dari insight per post. Lalu pakai rumus sesuai pilihan, kemudian kali 100 untuk mendapat persen.
Bandingkan minimal 10 post agar hasil tidak bias
Satu post viral bisa mengacaukan rata-rata. Gunakan minimal 10 post agar pola lebih kebaca, lalu ambil median jika angkanya terlalu ekstrem.
Buat kategori konten agar hasil lebih berguna
Pisahkan konten edukasi, hiburan, promosi, testimoni. Engagement rate yang bagus sering berbeda antar kategori, jadi evaluasinya lebih tepat jika tidak dicampur.
Kesimpulan
Cara menghitung engagement rate per post bisa disesuaikan dengan tujuan analisis. ERR cocok untuk menilai respons dari orang yang benar-benar melihat konten dan ER post cocok untuk laporan berbasis followers.
Jika ingin hasil yang lebih akurat, gunakan standar engagement yang konsisten dan bandingkan minimal 10 post agar tidak bias.

Kalau engagement ingin naik sekaligus ingin jualan online makin rapi, riset pasar bisa jadi bahan konten yang lebih tajam. Tokpee membantu dengan tiga fitur utama:
Riset Detail Produk: mengetahui varian yang paling diminati, sehingga konten promosi lebih tepat sasaran dan lebih mudah mengundang interaksi.
Riset Pencarian dan Kategori: menemukan ide produk yang sedang dicari, lalu diolah jadi konten yang relevan.
Riset Toko Kompetitor: melihat pola konten dan strategi yang dipakai kompetitor yang penjualannya stabil.
