Kalau kamu jualan di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop, menaikkan omzet tidak selalu berarti harus mencari pelanggan baru. Salah satu strategi yang sering digunakan oleh seller besar adalah cara cross selling di marketplace. Strategi ini fokus meningkatkan nilai transaksi dari pelanggan yang sudah ada.
Banyak riset e-commerce menunjukkan bahwa cross selling bisa meningkatkan revenue hingga 10–30% karena pelanggan membeli lebih dari satu produk dalam satu transaksi. Di marketplace Indonesia, strategi ini sering terlihat dalam bentuk paket produk, rekomendasi barang tambahan, atau promo bundle.
Bagi seller, strategi cross selling untuk seller marketplace sangat menarik karena biaya akuisisi pelanggan tetap sama, tetapi nilai transaksi meningkat. Artinya kamu bisa mendapatkan omzet lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya iklan tambahan.
Di artikel ini kamu akan belajar cara cross selling di marketplace secara praktis untuk Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Mulai dari penggunaan fitur bundling, strategi promo, hingga cara memilih produk yang tepat untuk dijadikan paket penjualan.
Apa Itu Cross Selling Marketplace?

Secara sederhana, cross selling di marketplace adalah strategi menawarkan produk tambahan yang relevan dengan produk utama yang dibeli pelanggan.
Contoh paling mudah:
Jika seseorang membeli sepatu, kamu menawarkan kaos kaki atau pelindung sepatu sebagai tambahan.
Strategi ini berbeda dengan upselling.
| Strategi | Penjelasan | Contoh |
| Cross Selling | Menawarkan produk tambahan yang melengkapi produk utama | Beli kamera → ditawarkan tripod |
| Upselling | Menawarkan produk yang lebih mahal dari produk yang dilihat | Beli HP 128GB → ditawarkan 256GB |
Dalam marketplace, cross selling biasanya muncul dalam bentuk paket produk, rekomendasi produk terkait, atau bundling promo.
Cara Cross Selling di Shopee untuk Seller
Shopee memiliki beberapa fitur yang sangat mendukung strategi cross selling. Jika kamu tahu cara mengoptimalkannya, satu produk bisa mendorong penjualan produk lain di tokomu.
Fitur Produk Bundling di Shopee: Cara Setup dan Optimasi
Fitur bundling memudahkanmu menjual beberapa produk dalam satu paket. Cara setup bundling di Shopee
- Login ke Shopee Seller Center
- Pilih menu Promosi Saya
- Klik Bundle Deal / Paket Diskon
- Pilih produk utama
- Tambahkan produk pendamping
- Tentukan diskon paket
Contoh bundling
- Produk utama: Sepatu olahraga
- Produk tambahan: Kaos kaki olahraga
Sepatu + Kaos kaki → Diskon 10%
Strategi ini membuat pelanggan merasa mendapatkan penawaran lebih hemat.
Cara Memanfaatkan Rekomendasi Produk Terkait di Deskripsi
Shopee juga menampilkan produk lain dari tokomu di halaman produk. Agar cross selling di Shopee lebih efektif, kamu bisa menambahkan bagian rekomendasi di deskripsi produk.
Contoh:
- Produk utama: Laptop sleeve
- Tambahkan di deskripsi:
Rekomendasi produk lain:
✔ Mouse wireless
✔ Tas laptop
✔ Keyboard portable
Dengan cara ini, pelanggan melihat lebih banyak produk dari toko kamu.
Strategi Voucher dan Diskon Bundle di Shopee
Voucher toko juga bisa menjadi alat cross selling yang efektif.
Contoh strategi voucher: Diskon Rp20.000 untuk pembelian minimal Rp150.000
Jika produk utama seharga Rp120.000, pelanggan akan mencari produk tambahan agar mencapai minimal pembelian.
Produk tambahan yang bisa ditawarkan misalnya:
- aksesoris kecil
- refill produk
- produk mini size
Cara Cross Selling di Tokopedia

Tokopedia juga menyediakan berbagai fitur yang bisa membantu strategi cross selling untuk seller.
Fitur Bundling di Tokopedia dan Perbedaan dari Shopee
Tokopedia memiliki fitur paket produk melalui promo bundling. Cara membuatnya yaitu:
- Login ke Tokopedia Seller Center
- Pilih menu Promosi
- Klik Buat Promo Bundling
- Pilih produk utama
- Tambahkan produk pelengkap
- Tentukan harga paket
Perbedaan utama dari Shopee adalah bundling di Tokopedia sering digunakan untuk paket hemat atau paket keluarga.
Contoh:
- Produk utama: Kopi literan
- Produk tambahan: Cookies
Bundle:
Kopi + cookies → harga paket lebih murah.
Cross Selling Melalui Deskripsi Produk
Cara paling sederhana melakukan cross selling di marketplace Tokopedia adalah menambahkan rekomendasi produk di deskripsi.
Contoh produk utama: Skincare serum
Tambahkan routine skincare lengkap:
- Facial wash
- Toner
- Moisturizer
- Sertakan link ke produk lain di toko kamu.
Strategi Flash Sale Bundle
Flash sale juga bisa digunakan untuk cross selling. Contoh strateginya:
Produk utama: Blender portable
Flash sale bundle: Blender + botol shaker dengan harga paket khusus.
Cara ini sering digunakan seller untuk meningkatkan nilai transaksi toko online.
Cara Cross Selling di TikTok Shop
TikTok Shop memiliki pendekatan yang sedikit berbeda karena fokus pada konten video dan live selling.
Live Selling: Teknik Menawarkan Produk Tambahan
Saat live streaming, kamu bisa menawarkan produk tambahan setelah pelanggan tertarik dengan produk utama.
Contoh script live:
“Kalau beli skincare ini, banyak yang sekalian ambil sunscreen juga karena cocok dipakai barengan.” Teknik ini sangat efektif karena pelanggan langsung melihat manfaat produk tambahan.
Video Produk dengan Angle “Paketan Hemat”
Konten video juga bisa digunakan untuk cross selling di TikTok Shop. Contoh kontennya seperti berikut ini:
Judul video: “Paket skincare basic untuk pemula”
Isi paket:
- facial wash
- toner
- moisturizer
Konten seperti ini sering meningkatkan conversion rate.
Fitur Showcase Bundling di TikTok Shop
TikTok Shop memiliki fitur product showcase yang memudahkanmu menampilkan beberapa produk sekaligus. Cara setup:
- Login ke TikTok Shop Seller Center
- Masuk ke menu Product Showcase
- Tambahkan produk yang saling melengkapi
- Susun urutan produk dalam paket
Contoh:
- Produk utama: Hair dryer
- Produk tambahan: Hair serum
Cara Riset Produk yang Cocok untuk Cross Selling
Tapi perlu diingat, tidak semua produk cocok untuk cross selling. Ada beberapa kriteria produk yang ideal yang bagus untuk bundling berikut ini:
- produk saling melengkapi
- margin cukup tinggi
- permintaan stabil
- harga tidak terlalu jauh
Contoh produk komplementer:
- Laptop → Mouse
- Skincare → Sunscreen
- Sepatu → Kaos kaki
Sebelum memutuskan produk mana yang akan di-bundle, gunakan Tokpee untuk melihat data penjualan real produk kompetitor. Kamu bisa identifikasi kombinasi produk apa yang paling sering dibeli bersama di marketplace.
Dengan data ini, kamu bisa membuat strategi cross selling yang lebih akurat, nggak karena tebak-tebakan!
Contoh Cross Selling yang Berhasil di Marketplace Indonesia
Berikut beberapa contoh cross selling di marketplace yang sering digunakan seller besar.
| Produk Utama | Produk Cross Sell | Alasan |
| Sepatu sneakers | Kaos kaki | Digunakan bersamaan |
| Smartphone | Tempered glass | Pelengkap wajib |
| Skincare serum | Sunscreen | Routine skincare |
| Kopi bubuk | Mug / gelas | Mendukung pengalaman minum kopi |
| Vacuum cleaner | Filter cadangan | Produk pendukung |
Strategi ini sering meningkatkan nilai transaksi toko online karena pelanggan membeli beberapa produk sekaligus.
Kesalahan Cross Selling yang Harus Dihindari Seller

Walaupun efektif, banyak seller melakukan kesalahan dalam strategi cross selling.
Berikut beberapa yang perlu kamu hindari.
Produk tidak relevan
Menawarkan produk yang tidak berhubungan akan membuat pelanggan bingung.
Harga paket tidak menarik
Jika bundle lebih mahal daripada membeli terpisah, pelanggan tidak akan tertarik.
Terlalu banyak pilihan
Terlalu banyak paket bisa membuat pelanggan sulit memilih.
Margin terlalu kecil
Bundle harus tetap memberikan keuntungan.
Tidak melakukan riset produk
Tanpa data penjualan, kamu hanya menebak produk mana yang cocok.
Deskripsi produk tidak jelas
Cross selling harus dijelaskan dengan jelas agar pelanggan memahami manfaatnya.
Tidak memanfaatkan fitur marketplace
Setiap marketplace memiliki fitur promosi yang bisa membantu strategi cross selling.
Kesimpulan
Cara cross selling di marketplace adalah salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan omzet tanpa harus mencari pelanggan baru. Dengan menawarkan produk tambahan yang relevan, kamu bisa meningkatkan nilai transaksi dalam setiap pembelian.
Baik di Shopee, Tokopedia, maupun TikTok Shop, strategi cross selling bisa dilakukan melalui berbagai cara seperti bundling produk, rekomendasi di deskripsi, promo paket, hingga live selling.
Kunci keberhasilan strategi ini adalah memilih produk yang saling melengkapi, menentukan harga paket yang menarik, dan memahami perilaku pelanggan di marketplace.
Temukan Produk yang Cocok untuk Cross Selling dengan Tokpee!

Salah satu cara terbaik meningkatkan omzet toko online adalah memahami data produk yang benar-benar laku di marketplace.
Dengan Tokpee, kamu bisa melakukan riset produk secara lebih akurat sebelum membuat strategi bundling dengan beberapa fitur ini:
Riset Pencarian & Kategori
Temukan ide produk yang sedang laris berdasarkan kata kunci dan kategori marketplace.
Riset Toko Kompetitor
Kepoin performa toko kompetitor dan lihat produk apa saja yang menjadi produk andalan mereka.
Riset Detail Produk
Cari tahu varian produk mana yang paling banyak diminati pelanggan.
Daripada menebak produk apa yang cocok dijadikan paket cross selling, langsung aja cek Tokpee dan mulai riset produk sekarang juga!
