Cara Menentukan Harga Jual Berdasarkan Omset Kompetitor Cara Menentukan Harga Jual Berdasarkan Omset Kompetitor

6 Cara Menentukan Harga Jual Berdasarkan Omset Kompetitor, Dijamin Untung!

Cara menentukan harga jual berdasarkan omset kompetitor membantu penjual memahami batas harga pasar yang realistis. Dengan melihat omset, penjual bisa menilai harga mana yang benar-benar menghasilkan penjualan.

Artikel ini membahas cara menentukan harga jual berdasarkan omset kompetitor dan insight penting lainnya di Tokpee.

6 Cara Menentukan Harga Jual Berdasarkan Omset Kompetitor

Menentukan harga jual tidak bisa hanya mengandalkan perasaan atau sekadar mengikuti harga termurah di marketplace. Banyak penjual terjebak perang harga tanpa tahu apakah kompetitor tersebut benar-benar menghasilkan omset atau hanya ramai tampilan. 

Di sinilah pentingnya menentukan harga jual berdasarkan omset kompetitor, bukan sekadar harga etalase. Dengan memahami omset kompetitor, kamu bisa melihat hubungan antara harga dan volume penjualan. 

Harga yang terlihat tinggi bisa saja tetap laku karena nilai produknya kuat, sementara harga murah belum tentu menghasilkan omset besar. Pendekatan ini membuat strategi harga jauh lebih rasional dan berkelanjutan.

Riset Harga Kompetitor Offline dan Online

Langkah awal adalah melakukan riset harga kompetitor, baik secara online maupun offline. Di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, kamu bisa melihat harga produk sejenis dengan mudah. 

Perhatikan rentang harga yang digunakan oleh beberapa toko, bukan hanya satu penjual saja. Selain itu, jika memungkinkan, amati juga harga di toko fisik terdekat. 

Ini membantu kamu memahami ekspektasi harga konsumen secara umum. Dalam proses ini, penting untuk membedakan kompetitor langsung dan tidak langsung. 

Kompetitor langsung memiliki produk dan target pasar yang sama, sementara kompetitor tidak langsung mungkin menawarkan solusi serupa dengan pendekatan berbeda.

Analisis Posisi Produk

Setelah mengetahui rentang harga kompetitor, langkah berikutnya adalah menentukan posisi produkmu. Ada tiga pendekatan umum yang bisa digunakan.

Baca Artikel Lainnya  Hindari Konflik dengan Contoh Surat Perjanjian Kerja Sama Usaha 2 Orang

Jika tujuanmu adalah penetrasi pasar cepat, kamu bisa memposisikan harga sedikit lebih rendah dari rata-rata kompetitor. Strategi ini cocok untuk produk baru yang ingin cepat dikenal.

Jika kualitas dan nilai produk setara dengan kompetitor, harga bisa diposisikan sejajar dengan harga pasar. Pendekatan ini lebih stabil dan tidak memicu perang harga.

Sementara itu, jika produkmu memiliki nilai tambah seperti kualitas lebih baik, branding kuat, atau layanan unggul, harga bisa diposisikan lebih tinggi. Strategi ini cocok untuk membangun persepsi premium dan margin yang lebih sehat.

Tentukan Harga Jual Berdasarkan Contoh Nyata

Agar lebih mudah dipahami, mari gunakan contoh sederhana. Jika modal produk kamu adalah Rp50.000 dan rata-rata kompetitor menjual di harga Rp70.000, kamu memiliki beberapa opsi.

Kamu bisa menetapkan harga Rp65.000 jika ingin tampil lebih menarik secara harga. Atau, kamu bisa menetapkan harga Rp75.000 jika produkmu memiliki nilai tambah seperti kualitas bahan lebih baik, pengiriman lebih cepat, atau bonus tertentu.

Dengan pendekatan ini, harga jual ditentukan bukan asal lebih murah, tetapi berdasarkan strategi yang jelas dan kondisi pasar.

Pertimbangkan Nilai Tambah

Harga tidak selalu harus lebih murah untuk menang. Jika harga produkmu setara dengan kompetitor, nilai tambah menjadi pembeda utama.

Nilai tambah bisa berupa gratis ongkir, pengemasan eksklusif, bonus kecil, atau layanan pelanggan yang responsif. Hal-hal seperti ini sering kali membuat pembeli merasa mendapatkan nilai lebih meskipun harga sama.

Pendekatan ini sangat efektif untuk menjaga margin keuntungan tanpa harus terlibat perang harga yang melelahkan.

Evaluasi Berkala

Harga pasar tidak bersifat statis. Ada banyak faktor yang memengaruhi perubahan harga, seperti musim liburan, tren baru, atau promo besar dari marketplace.

Oleh karena itu, evaluasi harga perlu dilakukan secara berkala. Dengan evaluasi rutin, kamu bisa menyesuaikan harga sebelum produk kehilangan daya saing atau justru terlalu murah dan merugikan.

Baca Artikel Lainnya  Cara Intip Omset Toko Kompetitor Shopee, Dijamin Melariskan Penjualan!

Strategi Tambahan

Selain strategi utama, ada beberapa pendekatan tambahan yang bisa digunakan. Salah satunya adalah psikologi harga. Harga dengan angka Rp99.000 sering terasa lebih murah dibanding Rp100.000 meskipun selisihnya kecil.

Strategi bundling juga efektif. Dengan menjual paket produk, pembeli akan merasa mendapatkan harga yang lebih ekonomis dibanding membeli satuan, sementara kamu tetap bisa menjaga margin.

Cara Cek Omset Kompetitor

Menentukan harga jual berdasarkan omset kompetitor tentu membutuhkan data yang akurat. Jika hanya melihat harga, kamu tidak tahu apakah produk tersebut benar-benar laku atau hanya dipajang.

Di sinilah Tokpee berperan sebagai alat bantu riset yang praktis. Dengan fitur Riset Toko Kompetitor, kamu bisa melihat estimasi omset dan performa toko secara menyeluruh. Data ini membantu kamu memahami toko mana yang benar-benar kuat di pasar.

Tokpee juga membantu kamu mencontek produk andalan kompetitor. Kamu tidak perlu meniru seluruh katalog mereka. Cukup fokus pada produk yang memberikan kontribusi besar terhadap omset toko secara keseluruhan.

Dengan mengetahui produk andalan kompetitor, kamu bisa menentukan strategi harga yang lebih tepat sasaran. Apakah perlu bersaing langsung, mencari celah harga, atau menawarkan nilai tambah yang berbeda.

Pendekatan ini membuat strategi harga lebih efisien dan mengurangi risiko salah pasang harga yang berujung stok tidak bergerak.

Kesimpulan

Cara menentukan harga jual berdasarkan omset kompetitor adalah langkah penting agar bisnis tidak berjalan secara spekulatif. Dengan memahami hubungan antara harga dan omset, penjual bisa mengambil keputusan yang lebih rasional.

Riset harga, analisis posisi produk, penentuan nilai tambah, dan evaluasi berkala membantu menjaga keseimbangan antara daya saing dan keuntungan. Strategi harga tidak lagi sekadar ikut-ikutan, tetapi memiliki arah yang jelas.

Dengan bantuan tools seperti Tokpee, proses cek omset kompetitor menjadi lebih mudah dan berbasis data. Dari sini, kamu bisa menentukan harga jual yang bukan hanya terlihat menarik, tetapi juga terbukti menghasilkan penjualan dan omset yang sehat dalam jangka panjang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer

Dapatkan Tool Riset Produk Laris untuk Lejitkan Bisnis

Lihat cara kami riset produk untuk tingkatkan penjualan toko online. 👇
DOWNLOAD NOW
close-link