Leonardo AI adalah platform generatif yang membantu membuat gambar, desain, dan aset visual dari prompt teks atau gambar.
Tools ini populer karena kontrol gaya visualnya detail dan hasilnya bisa dibuat konsisten untuk kebutuhan konten. Kita akan membahas Leonardo AI dan info menarik lainnya lagi di artikel Tokpee.
Apa Itu Leonardo AI?
Leonardo AI sering dipakai saat butuh visual cepat tetapi tetap terlihat rapi. Contohnya thumbnail konten, poster promo, ilustrasi karakter, sampai aset untuk kebutuhan produk digital.Â
Leonardo AI adalah platform kecerdasan buatan untuk membuat gambar, desain, dan konten visual lain berdasarkan deskripsi yang diberikan sehingga proses kreatif bisa lebih ringan tanpa harus menggambar manual dari nol.
Yang membuatnya terasa nyaman untuk pemula adalah alur kerja yang jelas. Mulai dari menulis prompt, memilih model atau gaya, mengatur ukuran, lalu generate beberapa versi sekaligus.
Leonardo AI memiliki fitur seperti Featured Model untuk menentukan gaya, Add Elements untuk modifikasi, dan negative prompt untuk menghindari elemen yang tidak diinginkan.
Selain dipakai di web, Leonardo AI juga punya ekosistem yang lebih luas untuk kreator dan tim. Situs resminya memposisikan Leonardo sebagai suite kreatif untuk produksi konten gambar dan video, termasuk untuk kebutuhan tim.
Untuk yang ingin lebih teknis dan terintegrasi ke produk, Leonardo juga menyediakan API dan dokumentasi, termasuk fitur Realtime Canvas yang menggunakan Latent Consistency Model untuk generasi cepat.
Apa yang Bisa Dibuat dengan Leonardo AI?

Leonardo AI tidak hanya untuk gambar estetik. Hasilnya bisa dipakai untuk banyak konteks, selama arah prompt jelas dan target visualnya spesifik.
Konten media sosial
Konten carousel edukasi, poster promo, thumbnail video, hingga ilustrasi storytelling bisa dibuat dari prompt, lalu dipoles sedikit agar sesuai brand. Di sinilah kontrol gaya dan konsistensi jadi penting karena feed yang rapi biasanya menarik di kesan pertama.
Materi promosi untuk jualan online
Poster promo diskon, banner bundling, sampai visual katalog produk bisa dibuat lebih cepat. Prompt yang tepat dapat membantu membuat desain poster promosi dengan mudah dan cepat.
Aset kreatif untuk proyek desain
Banyak kreator memakai Leonardo untuk eksplor konsep karakter, moodboard, atau variasi gaya sebelum masuk ke tahap final di software desain. Leonardo sendiri menekankan proses desain media secara visual, lalu output bisa diulang dengan parameter yang sama.
Fitur Leonardo AI yang Paling Sering Dipakai
Image generation dari prompt
Tokpee menyarankan masuk ke menu Image Generation lalu menulis prompt yang jelas, termasuk menyebut subjek, predikat, dan keterangan agar hasil lebih terarah.
Ini cocok untuk desain poster, ilustrasi, atau konsep visual yang butuh beberapa opsi.
Pengaturan ukuran dan output beberapa gambar
Sebelum generate, ukuran konten bisa diatur sesuai kebutuhan, lalu hasilnya keluar dalam beberapa variasi yang bisa dipilih.
Featured Model untuk gaya visual
Saat gaya visual belum pas, pilihan model dan style bisa dicoba lewat Featured Model. Langkah ini sebagai cara eksperimen agar dapat konsep visual yang menarik.
Add Elements untuk modifikasi
Jika hasil pertama terasa kurang, modifikasi bisa dilakukan dengan menambahkan elemen, mengubah warna, atau komposisi. Fitur Add Elements untuk menambah detail penting dan mempercantik konten.
Negative prompt untuk menghindari hal yang tidak diinginkan
Negative prompt berguna saat hasil sering mengulang masalah yang sama, misalnya tangan aneh, teks acak, atau objek tidak relevan. Toggle Add Negative Prompt untuk merevisi konten visual sesuai instruksi baru.
Realtime Canvas untuk eksplor cepat
Untuk workflow yang terasa seperti menggambar sambil melihat hasil hampir real-time, Leonardo punya Realtime Canvas. Dokumentasi Leonardo menyebut Realtime Canvas menggunakan LCM untuk generasi cepat dan mendukung alur image generation secara realtime.
Bagaimana Cara Menggunakan Leonardo AI?
- Membuka leonardo.ai di browser dan membuat akun lewat tombol Get Started di halaman utama.
- Setelah masuk, klik Image Generation di beranda pada bagian Get Started Here atau AI Tools, lalu menulis prompt yang jelas. Supaya prompt tidak melebar, gunakan pola sederhana:
- Subjek: apa yang dibuat
- Detail visual: bahan, warna, suasana
- Komposisi: close-up, wide, top view
- Lighting: studio, soft light, golden hour
- Output: rasio, resolusi, tanpa teks
- Buat pengaturan awal termasuk ukuran visual, lalu klik Generate. Agar tidak bingung, pilih rasio sesuai tujuan:
- 1:1 untuk katalog dan feed
- 4:5 untuk feed yang lebih tinggi
- 9:16 untuk story dan video pendek
- 16:9 untuk banner dan thumbnail
- Pilih gaya lewat Featured Model dan bereksperimen.Â
- Gunakan Add Elements untuk kustomisasi dan negative prompt untuk revisi.
- Tentukan jumlah gambar dengan Number of Images dan pilih gambar mana yang ingin diunduh, lalu simpan ke perangkat atau bagikan.
Kesimpulan
Leonardo AI cocok dipakai untuk mempercepat produksi visual, dari konsep sampai materi promosi, terutama saat prompt ditulis jelas dan gaya visual dikunci sejak awal.
Kamu bisa mullai dari buka situs, masuk menu Image Generation, mengatur ukuran, memilih gaya, modifikasi lewat Add Elements, sampai memakai negative prompt dan menentukan jumlah gambar untuk diunduh.

Kalau targetnya jualan di e-commerce, visual yang rapi perlu didukung riset produk agar konten tidak asal tebak. Tokpee bisa bantu dengan tiga fitur utama:
- Riset Pencarian dan Kategori
Temukan ide produk yang laris sesuai kata kunci dan kategori.
- Riset Toko Kompetitor
Kepoin penjualan toko kompetitor sebelah, lalu pelajari produk andalannya.
- Riset Detail Produk
Cari tahu varian produk yang paling banyak diminati.
Siap bikin konten promosi yang lebih tajam dan relevan? Cek langganan Tokpee dan mulai riset produk dari sekarang!
