Cara Menghapus Riwayat Pencarian Shopee Cara Menghapus Riwayat Pencarian Shopee

Cuma 5 Detik, Ini Cara Menghapus Riwayat Pencarian Shopee dengan Mudah!

Cara menghapus riwayat pencarian Shopee bisa kamu lakukan langsung dari aplikasi hanya dalam beberapa langkah simpel. Dengan menghapus histori pencarian, kamu bisa menjaga privasi dan membuat akun Shopee terasa lebih personal dan aman. Kita akan membahas cara menghapus riwayat pencarian Shopee dan info menarik lainnya di artikel Tokpee hari ini!

Apakah Bisa Menghapus Riwayat Pencarian Shopee?

Sebagai e-commerce dengan ribuan produk di dalamnya, wajar saja kalau kamu sering mencari barang di Shopee. Namun, ada beberapa momen kamu nggak mau orang lain melihat barang apa saja yang habis kamu cari.

Baik itu karena iseng, nggak mau dikepoin, atau lagi nyiapin kado surprise buat seseorang. Untungnya ada cara untuk menghapus riwayat pencarian Shopee yang akan Tokpee bahas hari ini, jadi kamu nggak perlu was-was lagi kalau akunmu ikut dipakai orang lain!

Cara Menghapus Riwayat Pencarian Shopee

Proses cara menghapus riwayat pencarian Shopee sebenarnya sangat mudah, tapi karena menunya agak “nyempil”, banyak yang belum ngeh. 

Padahal, dengan menghapus histori pencarian, tampilan aplikasi jadi lebih rapi dan isi pencarianmu nggak mudah ditebak orang lain.

Berikut langkah-langkahnya:

Buka aplikasi Shopee

Pertama, pastikan kamu sudah login ke akun Shopee yang ingin dibersihkan riwayat pencariannya. Kalau biasanya akun ini sering dipinjam keluarga atau pasangan, di sinilah langkah awal kamu untuk jaga privasi.

Di beranda, klik kolom pencarian paling atas

Di halaman utama Shopee, kamu akan melihat kolom pencarian di bagian paling atas. Tap kolom tersebut seperti saat kamu mau mencari produk baru. 

Dari sini, Shopee akan menampilkan daftar kata kunci yang pernah kamu cari sebelumnya.

Lihat daftar produk atau kata kunci yang pernah kamu cari

Setelah kolom pencarian diklik, akan muncul beberapa nama produk atau kata kunci yang sempat kamu ketik. Biasanya, Shopee menampilkan beberapa histori terakhir saja di bagian atas. Di sinilah kamu bisa cek, “Oh, ternyata aku sempat cari ini, ya.”

Klik opsi “Lihat lainnya”

Kalau kamu ingin melihat riwayat pencarian yang lebih lengkap, tap tombol “Lihat lainnya” yang muncul di bawah daftar kata kunci tersebut. 

Baca Artikel Lainnya  Contoh Shopee Pinjam Ditolak dan Tips agar SPinjam Tidak Ditolak

Shopee akan menampilkan seluruh riwayat pencarianmu secara lebih detail. Di bagian ini, kamu bisa memastikan lagi apakah benar ingin menghapus semuanya.

Pilih “Hapus riwayat pencarian”

Setelah dilihatkan histori lengkap, akan ada opsi “Hapus riwayat pencarian”. Tinggal kamu klik saja tombol tersebut. 

Dalam sekejap, semua kata kunci yang pernah kamu cari akan dihapus dari daftar. Kalau Shopee menampilkan pop up konfirmasi, kamu cukup pilih “Ya” atau “Hapus” untuk melanjutkan.

Selesai deh, akun Shopee kamu lebih aman just in case akan dilihat orang lain. Sekarang, saat orang lain meminjam HP-mu untuk lihat Shopee, mereka nggak akan tahu kamu barusan kepo hadiah ulang tahun, barang-barang “agak pribadi”, atau produk surprise lain yang ingin kamu rahasiakan. 

Cara ini juga bisa kamu ulang kapan saja kalau merasa riwayat pencarian sudah terlalu penuh dan ingin tampilan aplikasi lebih bersih.

Pencarian di Shopee Berdasarkan Apa?

Kalau kamu penjual di Shopee dan penasaran, “Sebenarnya, produk aku muncul di pencarian berdasarkan apa sih?”, ayo kita pahami dulu cara kerja sistem pencarian di Shopee. 

Dengan memahami ini, kamu bisa mengoptimalkan toko dan produk supaya lebih mudah ditemukan pembeli.

Secara sederhana, Shopee menggunakan algoritma untuk mengurutkan hasil pencarian berdasarkan apa yang dicari pembeli. 

Jadi, ketika seseorang mengetik kata kunci, Shopee tidak asal menampilkan produk, tetapi mempertimbangkan beberapa faktor penting agar hasil pencarian relevan dan berpotensi menghasilkan penjualan. 

Salah satu faktor utamanya adalah tingkat konversi, atau seberapa besar kemungkinan produk itu diklik dan dibeli.

Nah, tingkat konversi ini dipengaruhi oleh tiga elemen utama:

Informasi Produk

Yang pertama adalah kualitas informasi produk. Ini mencakup:

  • Nama produk
  • Kategori yang dipilih
  • Atribut produk (warna, ukuran, jenis, dan sebagainya)
  • Deskripsi produk
  • Foto atau video

Semakin jelas, lengkap, dan relevan informasi produk dengan kata kunci yang dicari pembeli, semakin besar peluang produkmu muncul di hasil pencarian. 

Misalnya, kamu jual “notebook laptop tipis untuk kerja”, jangan hanya tulis “notebook bagus” di nama produknya. Tambahkan detail seperti merek, spesifikasi, dan fungsi agar Shopee lebih mudah “memahami” produkmu dan menawarkannya ke pembeli yang tepat.

Algoritma Shopee akan cenderung memprioritaskan produk dengan informasi yang rapi dan relevan, daripada produk yang judulnya asal-asalan atau fotonya kurang jelas. Jadi, kalau kamu seller, luangkan waktu untuk merapikan listing produk ya.

Data dan Performa Penjual

Elemen kedua adalah data penjual. Di sini, Shopee memperhatikan beberapa metrik penting seperti:

  • Tingkat penjualan dan konversi (berapa banyak yang beli dibanding yang lihat)
  • Rating dan ulasan dari pembeli
  • Respons penjual terhadap chat (cepat atau lambat)
  • Kecepatan dan konsistensi memproses pesanan
  • Riwayat pelanggaran atau penalti, kalau ada
Baca Artikel Lainnya  Mengenal YouChat AI Lengkap dengan Cara Menggunakannya

Semakin bagus performa toko kamu di mata pembeli, semakin besar kemungkinan produkmu tampil lebih atas di hasil pencarian. Logikanya, Shopee ingin pembeli merasa aman dan puas, jadi wajar jika penjual dengan pelayanan baik diprioritaskan.

Artinya, bukan cuma foto bagus dan judul menarik yang penting, tapi juga bagaimana kamu melayani pembeli sehari-hari: balas chat dengan ramah, kirim pesanan tepat waktu, dan jaga kualitas produk.

Personalisasi untuk Setiap Pembeli

Shopee juga memahami bahwa setiap pengguna punya preferensi berbeda. Kata kunci yang sama bisa dimaknai beda oleh orang yang berbeda. 

Contohnya, saat seseorang mengetik “notebook”, ada yang maksudnya laptop, ada juga yang maksudnya buku catatan.

Di sinilah personalisasi pembeli berperan. Shopee akan menyesuaikan hasil pencarian berdasarkan perilaku dan kebiasaan masing-masing pengguna, seperti:

  • Produk apa yang sering mereka klik
  • Toko mana yang sering mereka lihat
  • Kategori apa yang sering mereka jelajahi

Dengan personalisasi ini, peluang produkmu dilihat orang yang memang tertarik jadi lebih besar. Jadi jangan heran kalau tampilan hasil pencarianmu dan temanmu bisa berbeda meskipun kata kuncinya sama.

Satu hal yang perlu kamu catat: secara umum, sistem pencarian Shopee tidak “mengistimewakan” produk tertentu, kecuali dalam kondisi khusus seperti Iklan Shopee. 

Kalau kamu ingin produk tampil lebih sering di posisi atas, kamu bisa memanfaatkan fitur iklan ini, tentunya tetap dibarengi dengan optimasi informasi produk dan performa toko.

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah tahu cara menghapus riwayat pencarian Shopee sekaligus cara kerja pencariannya secara garis besar. 

Dari sisi pengguna, menghapus histori pencarian bisa membantu menjaga privasi dan bikin aplikasi terasa lebih rapi dan nyaman dipakai. Tinggal beberapa kali klik, riwayatmu langsung bersih tanpa jejak.

Di sisi lain, kalau kamu adalah penjual, memahami bagaimana sistem pencarian Shopee bekerja akan membantumu mengoptimalkan toko: perbaiki informasi produk, jaga performa layanan, dan pahami bahwa setiap pembeli melihat hasil yang sudah dipersonalisasi. 

Dengan begitu, kamu nggak cuma fokus jualan, tapi juga paham “ilmu di balik layar” yang bisa bantu tingkatkan penjualan.

Selain belajar sistem pencarian di Shopee, ada satu tips penting kalau kamu mau nge-boost penjualan di e-commerce ini.

Tipsnya adalah pakai Tokpee, tools riset produk yang cocok diandalkan buat naikin penjualanmu di Shopee.

Dengan Tokpee, kamu bisa:

  • Riset Pencarian & Kategori
  • Riset Toko Kompetitor
  • Riset Detail Produk
  • Bid Keywords untuk Jualan
  • Cek Strategi Live Kompetitor

Dan tentunya fitur-fitur lain yang worth using banget untuk jualan di Shopee.  Semua ini bisa kamu dapetin mulai dari Rp50.000/bulan.

Penjualan naik, trafik meningkat, dan produkmu makin tepat sasaran. Kalau kamu memang serius mau ngembangin toko online, yuk mulai berlangganan Tokpee sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer

Dapatkan Tool Riset Produk Laris untuk Lejitkan Bisnis

Lihat cara kami riset produk untuk tingkatkan penjualan toko online. 👇
DOWNLOAD NOW
close-link