Analisis Volume Pencarian Keyword Shopee Analisis Volume Pencarian Keyword Shopee

Analisis Volume Pencarian Keyword Shopee untuk Jualan Lebih Pintar

Analisis volume pencarian keyword di Shopee bisa dimulai dari fitur Kata Kunci Teratas yang menunjukkan kata kunci paling sering dicari dalam periode tertentu di tokomu. Kamu bisa memahami minat pembeli, menemukan peluang produk baru, merapikan judul dan deskripsi sehingga makin nyantol di pencarian. 

Di artikel Tokpee ini, kita bahas analisis volume pencarian keyword Shopee dengan langkah praktis dan cara validasi keyword!

Analisis Volume Pencarian Keyword Shopee dengan Kata Kunci Teratas

Kalau kamu jualan di Shopee, keyword itu ibarat alamat rumah produkmu. Pembeli nggak mungkin nyasar ke etalase kalau alamatnya nggak jelas. 

Masalahnya, banyak seller menulis keyword cuma berdasarkan feeling. Padahal, cara yang lebih aman itu pakai data, minimal data dari Shopee sendiri. 

Nah, di sini kita akan bahas dua jalur:

  • cara membaca sinyal volume/minat dari Kata Kunci Teratas di Shopee,
  • cara memperdalam analisisnya pakai Tokpee lewat fitur riset iklan.

Apa itu Kata Kunci Teratas?

Di ekosistem Shopee Seller, ada fitur bernama Kata Kunci Teratas yang pada intinya menampilkan kata pencarian yang paling sering muncul dan paling dicari. Keywords ini membantu penjual melihat peluang pertumbuhan bisnis baru. 

Kata Kunci Teratas berisi kata pencarian dari masing-masing kategori berdasarkan pencarian di Shopee selama 7 hari terakhir menggunakan data yang ter-update.

Penjual dapat melihat 3 kategori teratas dari produk di toko yang paling dominan dan terbanyak. Selain itu, penjual bisa melihat maksimal 30 kata kunci teratas untuk masing-masing kategori beserta indeks pencariannya.

Shopee seperti memberikanmu contekan keyword apa yang lagi paling sering dipakai pembeli untuk mencari produk, khususnya yang nyambung dengan kategori di tokomu.

Fitur Kata Kunci Teratas untuk Analisis Volume Pencarian

Walaupun Shopee tidak selalu menampilkan angka volume pencarian mentah seperti tools SEO, fitur ini tetap bisa kamu pakai untuk membaca tingkat minat dan konsistensi demand lewat pola kemunculan keyword.

Baca Artikel Lainnya  11 Ide Produk Digital yang Banyak Dicari Saat Ini

Coba pakai pola berpikir ini:

Keyword yang konsisten muncul = demand cenderung stabil

Kalau sebuah kata kunci selalu muncul di daftar teratas, itu bisa menjadi sinyal bahwa pembeli memang rutin mencari hal tersebut. Keyword yang muncul konsisten mengindikasikan minat dan permintaan yang tinggi dari pembeli.

Fokus dulu ke 3 keyword teratas

Shopee juga memberi catatan untuk fokus pada beberapa keyword teratas sebagai panduan menambah pilihan produk dan memaksimalkan penjualan.

Ini masuk akal karena kalau kamu pemula atau tim kecil, mengejar 30 keyword sekaligus itu bikin lelah dan akhirnya nggak ada yang beres.

Jadi praktiknya:

  • ambil 3 keyword teratas,
  • jadikan “tema utama” optimasi,
  • setelah itu, kamu ekspansi ke keyword turunan.

Cara mengubah keyword jadi aksi

Nah, ini bagian paling penting. Setelah kamu dapat keyword, apa langkah berikutnya? Yuk ikuti tipsnya berikut ini:

  1. Cocokkan keyword dengan produk yang sudah ada

Misalnya nih, keyword teratas kamu adalah “botol minum anak”, cek:

  • apakah kamu sudah punya produknya?
  • apakah variasinya lengkap?
  • apakah judulnya sudah memuat keyword dengan jelas?

Kalau kamu punya produk tapi judulnya terlalu kreatif seperti “Tumbler Gemoy Anti Tumpah”, pembeli yang mengetik “botol minum anak” bisa aja nggak menganggap produkmu relevan. Jadi, pastikan keyword inti masuk judul secara natural.

  1. Jadikan keyword sebagai ide produk baru

Kalau keyword sering muncul tapi kamu belum punya produknya, nah ini bisa menjadi peluang. Misalnya, tokomu dominan di kategori perlengkapan rumah, tapi keyword teratas justru mengarah ke “rak piring stainless” dan kamu belum jual itu, berarti ada gap yang bisa kamu isi.

Peluang pertumbuhan bisnis baru memang mengarahkan penjual untuk melihat data seperti produk populer dan kata kunci teratas untuk menangkap peluang.

  1. Turunkan jadi keyword turunan (long-tail)

Keyword utama biasanya kompetitif. Cara menangnya adalah membuat jalan kecil lewat keyword turunan, contohnya:

  • “botol minum anak” → “botol minum anak anti tumpah”, “botol minum anak sedotan”, “botol minum anak 500ml”
  • “serum niacinamide” → “serum niacinamide 10%”, “serum niacinamide untuk bekas jerawat”
Baca Artikel Lainnya  5 Cara Menghilangkan Watermark Foto Tanpa Aplikasi agar Hasilnya Tetap Jernih

Long-tail keyword ini biasanya lebih sesuai dengan niat beli karena lebih spesifik.

Checklist cepat membaca kualitas keyword

Saat kamu melihat keyword teratas, coba nilai dengan 4 pertanyaan ini:

  • Apakah keyword ini sesuai produk utama toko?

Kalau tidak, kamu harus pilih mau ekspansi kategori atau cukup ambil yang masih nyambung.

  • Apakah keyword ini berniat beli atau sekadar browsing?

Keyword seperti “terbaru,” “viral,” kadang bisa ramai. Tapi, niat beli belum tentu kuat. Keyword dengan spesifikasi (ukuran, bahan, fungsi) biasanya lebih memancing konsumen.

  • Apakah keyword ini mudah kamu penuhi dari sisi stok dan varian?

Kalau keyword butuh banyak variasi ukuran dan warna, mulai dari varian yang paling aman dulu.

  • Apakah keyword ini bisa kamu menangkan dengan diferensiasi?

Misalnya, packaging lebih aman, bonus kecil, garansi, pengiriman cepat, atau foto lebih jelas.

Sampai sini, kamu sudah bisa melakukan analisis permintaan dan volume secara praktis dari pola keyword. BTW, kalau kamu mau cara lebih mudah, kita masuk ke cara analisis volume pencarian keyword Shopee dengan Tokpee berikut ini!

Analisis Volume Pencarian Keyword Shopee dengan Tokpee

Kalau Kata Kunci Teratas itu sebagai sinyal produk yang sedang dicari, masalah berikutnya muncul saat kamu mau membuat iklan. Kamu akan wondering, keyword mana yang worth targeting dan pasang bid berapa biar nggak boncos.

Di sinilah Tokpee dipakai sebagai jalan pintas yang lebih efisien lewat fitur Riset Iklan. Kamu bisa mengintip kata kunci dan bid iklan yang terbukti mendatangkan penjualan. 

Seller di Shopee jumlahnya jutaan sehingga beriklan sering jadi strategi yang disarankan. Tapi, tantangan umum adalah bingung menargetkan keyword dan menentukan harga per klik. 

Dengan Tokpee, data keyword dan harga per klik dari kompetitor bisa terlihat. Kamu tidak perlu banyak trial-error.

Kesimpulan

Analisis volume pencarian keyword Shopee bisa dimulai dari fitur Kata Kunci Teratas untuk melihat kata kunci yang paling sering dicari dalam 7 hari terakhir pada kategori-kategori teratas di tokomu, lalu fokus pada beberapa keyword teratas agar optimasimu tidak melebar. 

Setelah dapat keyword, rapikan judul dan deskripsi, temukan ide produk baru yang nyambung, dan turunkan jadi long-tail keyword yang lebih “siap beli.”

Kalau kamu ingin analisis yang lebih akurat untuk iklan, Tokpee lewat fitur Riset Iklan bisa bantu mengintip keyword serta bid kompetitor yang sudah terbukti menghasilkan sehingga budget iklanmu lebih hemat dan nggak banyak coba-coba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer

Dapatkan Tool Riset Produk Laris untuk Lejitkan Bisnis

Lihat cara kami riset produk untuk tingkatkan penjualan toko online. 👇
DOWNLOAD NOW
close-link