Cara Analisis Produk Trending Tokopedia untuk Brand Baru Cara Analisis Produk Trending Tokopedia untuk Brand Baru

Penting, Ini Cara Analisis Produk Trending Tokopedia untuk Brand Baru!

Kalau kamu mau melakukan analisis produk trending Tokopedia untuk brand baru, mulailah dari kata kunci yang dicari dan produk yang konsisten dibeli. Setelah itu, cocokkan dengan momentum supaya kamu masuk di waktu yang tepat, bukan pas tren sudah lewat. 

Di artikel Tokpee ini, kita bahas cara risetnya yang praktis dan langkah validasi biar brand baru tetap aman sebelum scale!

Cara Analisis Produk Trending Tokopedia Untuk Brand Baru

Brand baru itu sering ada di posisi yang serba nanggung. Pengin cepat jalan, tapi takut salah produk. 

Dan jujur ya, yang paling bikin nyesek bukan cuma produk nggak laku, tapi produk nyangkut yang membuat modal ketahan, stok numpuk, lalu kamu jadi ragu melangkah lagi.

Makanya, daripada kamu menebak “kayaknya ini lagi viral,” mending kita buat pendekatan yang lebih waras.

Kamu bisa mulai dengan melihat permintaan, momentum, lalu validasi tren menggunakan data. Karena tren itu bukan sekadar ramai dibicarakan, tapi terlihat dari orang yang benar-benar checkout produk tersebut.

Di bagian ini, Tokpee akan bagikan strategi yang biasanya dipakai affiliate/creator dan seller pemula ketika mau menemukan produk yang lagi dicari!

Pilih produk yang membantu orang checkout

Konten boleh bagus, foto boleh aesthetic, tapi ujungnya yang menentukan adalah apakah orang mau beli atau enggak. Saat kamu menilai sebuah produk trending, jangan berhenti di bisa viral, tapi coba tanyakan:

  • Produk ini menyelesaikan masalah apa?
  • Orang beli karena kebutuhan rutin, kebutuhan musiman, atau impulse?
  • Ada bukti pembelian yang konsisten, atau cuma rame 2–3 hari?
Baca Artikel Lainnya  10 AI untuk Merangkum Dokumen dengan Mudah dan Cepat

Brand baru butuh produk yang lebih stabil dulu. Viral boleh, tapi idealnya viral yang nyambung dengan kebutuhan nyata.

Wajib aware momentum

Ini salah satu cheat code paling masuk akal, memahami momentum. Ada momen yang selalu bikin permintaan naik, contohnya:

  • Natal & Tahun Baru
  • Ramadan & Lebaran
  • Tahun ajaran baru
  • Wisuda
  • Musim liburan panjang

Kalau kamu sudah tahu momennya, kamu tinggal mapping produk apa yang biasanya dicari orang menjelang momen itu. Misalnya, orang sering cari fashion muslim, perlengkapan ibadah, parcel, sampai kebutuhan dapur menjelang Ramadan. 

Saat tahun ajaran baru, biasanya ramai perlengkapan sekolah, botol minum, stationery, sampai sepatu anak. 

Catatan buat brand baru, jangan langsung borong. Mulai dari varian paling aman, bikin stok bertahap, dan siapin bundling/paket yang relevan dengan momen.

Gunakan 3 tempat untuk menemukan sinyal produk trending

Biar nggak kebanyakan scroll tanpa arah, kamu bisa pakai tiga sumber sinyal ini:

Kolom pencarian (Tokopedia/TikTok): cari ide dari rekomendasi keyword

Cara simpelnya,ketik kata kunci produk yang kamu incar, lalu lihat saran pencarian yang muncul. Saran ini biasanya mencerminkan variasi yang sedang banyak dicari seperti gaya, bahan, model, atau kebutuhan spesifik.

Trik tambahannya, kamu bisa gabungkan keyword produk dan momentum. Contoh:

  • “gamis lebaran”
  • “kado wisuda”
  • “bekal sekolah”

Ini biasanya membantumu menemukan turunan produk yang lebih musiman dan cepat diserap pasar.

Analisis pasar / market analytics: lihat kategori, urutkan berdasarkan ranking

Kalau kamu punya akses ke dashboard analitik, baik dari ekosistem live/creator atau tools analitik lain, manfaatkan bagian market analytics untuk memantau:

  • kategori yang sedang naik
  • produk yang performanya bagus
  • ranking dan skor tren (kalau tersedia)

Untuk brand baru, ini membantumu untuk jangan langsung masuk kategori yang lagi nggak aman kalau modalmu belum siap. Pilih sub-kategori yang lebih spesifik dulu.

Baca Artikel Lainnya  70 Ide Prompt Foto AI ChatGPT untuk Membuat Gambar Keren Berbagai Tema

Product marketplace: cari produk kurasi dan filter yang mempercepat keputusan

Di ekosistem afiliasi/creator, biasanya ada halaman marketplace produk yang sudah berisi produk-produk terkurasi. Yang membuat berguna adalah filter-filter seperti:

  • koleksi/campaign pilihan (banner kurasi)
  • rekomendasi kategori yang sesuai minat
  • filter produk fast-selling, sample, atau rating toko tinggi (kalau tersedia)

Walaupun kamu bukan affiliate, kamu bisa cari produk yang sudah punya sinyal penjualan, lalu lihat apakah kamu bisa masuk dengan versi yang lebih kuat dari sisi positioning, bundling, kualitas, atau diferensiasi.

Cara membaca trending yang sehat

Buat brand baru, indikator trending yang sehat biasanya punya kombinasi ini:

  • Dicari (keyword-nya banyak turunan, dan relevan dengan momentum)
  • Dibeli (ada bukti penjualan konsisten, bukan cuma ramai klik)
  • Diulang (potensi repeat order atau pembelian rutin)
  • Tidak rapuh (nggak bergantung pada satu video viral saja)

Analisis Produk Trending Tokopedia Untuk Brand Baru dengan Tokpee

Kalau kamu ingin proses yang lebih cepat dan akurat, Tokpee bisa jadi partner riset yang enak buat brand baru. 

Di Tokpee, kamu bisa melakukan riset produk laris di marketplace, lalu menyortir hasilnya dengan banyak parameter seperti omset/bulan, penjualan/bulan, konversi, dan lainnya. Kamu tidak memilih produk hanya karena terlihat ramai.

Yang paling nyambung dengan topik trending adalah fitur Riset Produk untuk menganalisis produk trending berbasis data yang lebih realtime.

Tokpee menekankan bahwa ada produk yang omzet dan penjualannya besar tapi ternyata sudah tidak bergerak lagi. Dengan Tokpee, kamu bisa menyortir produk dan melihat indikator aktivitas untuk membantu mengonfirmasi apakah produk tersebut memang masih diminati.

Dan bukan cuma itu, Tokpee juga punya fitur lain yang memudahkan pebisnis e-commerce, seperti riset toko kompetitor, riset pencarian/kategori, sampai insight untuk mempercepat pengambilan keputusan sebelum kamu keluar modal besar.

Kesimpulan

Untuk analisis produk trending Tokopedia untuk brand baru, kuncinya adalah gabungan antara timing dan data. Mulailah dari momentum (musiman/campaign), cari sinyal dari kata kunci di pencarian, lalu validasi dengan melihat produk yang benar-benar punya pembelian konsisten, bukan cuma viral sesaat. 

Setelah kamu punya shortlist, Tokpee bisa bantu mempercepat validasi lewat filter seperti omset/bulan, penjualan/bulan, konversi, dan analisis tren berbasis data, supaya brand baru bisa melangkah lebih yakin tanpa keburu salah stok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer

Dapatkan Tool Riset Produk Laris untuk Lejitkan Bisnis

Lihat cara kami riset produk untuk tingkatkan penjualan toko online. 👇
DOWNLOAD NOW
close-link